Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 15-07-2026 Asal: Lokasi
Sebuah pabrik baja besar memiliki dua derek seberat 40 ton di gudang kumparan cold rolling yang sudah jadi. Gudang itu panjangnya sekitar 120 meter dan lebar 50 meter dalam dua bentang. Derek ini menangani semua penerimaan, pengiriman, dan pemosisian ulang koil.
Sebelum retrofit, pengoperasiannya sepenuhnya bergantung pada pengemudian manual. Operator bekerja berjam-jam di derek, sehingga menyebabkan kelelahan dan masalah keselamatan. Keputusan penyimpanan dibuat langsung berdasarkan pengalaman, tanpa optimalisasi keseluruhan. Catatan inventaris sering kali tidak sinkron dan memerlukan pemeriksaan manual yang sering.
Tujuannya jelas: menjalankan derek tanpa operator, mematikan setiap kumparan dalam waktu kurang dari 4 menit, mencapai akurasi 99,99%, memindai kendaraan dalam waktu kurang dari 20 detik, menjaga inventaris tetap akurat secara real-time, dan mengurangi tenaga kerja secara signifikan.
Proyek ini melengkapi kedua crane seberat 40 ton dengan otomatisasi penuh, yang mencakup penentuan posisi, kontrol, dan keselamatan.
Pemosisian menggunakan tiga metode yang bekerja sama: busbar kode abu-abu di sepanjang rel memberikan posisi jembatan dengan kemampuan pengulangan 1mm, laser mengukur perjalanan troli, dan encoder absolut melacak ketinggian kait. Hal ini memberikan posisi derek yang akurat di ketiga sumbu tanpa kesalahan kumulatif yang terjadi pada pembuat enkode tradisional.
Sistem secara aktif menyesuaikan kecepatan jembatan dan troli untuk membatalkan ayunan beban. Ini menahan goyangan dalam ±0,5°, menghilangkan lebih dari 95% ayunan, dan menjaga kesalahan posisi di bawah ±25mm. Penjepit listrik seberat 40 ton dilengkapi dengan sensor untuk deteksi batas, beban, pemusatan, dan penjepitan — sehingga cengkeraman selalu aman.
Pemindai LiDAR yang diperbaiki di ruang pemuatan menciptakan awan titik 3D dari truk yang masuk. Sistem mengidentifikasi posisi sadel, koordinat kumparan, sudut kemiringan truk, dan arah pengambilan yang tepat. Seluruh pemindaian memakan waktu kurang dari 20 detik. Kepala pemindai berjalan pada motor servo dengan kontrol loop tertutup, akurat hingga di bawah 0,0007°. Setelah setiap pemindaian, lensa ini dimasukkan ke dalam wadah tahan debu untuk menjaga lensa tetap bersih dan mengurangi perawatan.
Sebelum memasang koil, LiDAR memindai sadel target dan melakukan pemeriksaan silang dengan PLC derek. Hal ini mencegah tiga kesalahan umum: meletakkan kumparan di atas kumparan yang lain, meletakkan lapisan kedua pada sadel yang hanya memiliki satu kumparan di bawahnya, atau mengirim derek untuk mengambil dari tempat yang kosong.
Setelah setiap penempatan, sistem mencatat posisi kumparan yang tepat dalam ±30-50mm, sehingga pengambilan berikutnya menjadi mudah. Ini terus memindai semua pelana dan membandingkannya dengan database inventaris. Setiap ketidakcocokan akan langsung memicu peringatan — tidak ada lagi penghitungan manual.
Dasbor manajemen 3D menampilkan segala sesuatu di gudang — kolom, rel, pagar pembatas, derek, koil, dan truk — secara real-time.
Fungsi utama:
Penjadwalan tugas : otomatis atau manual, dengan dua mode optimasi (gudang penuh atau zona penyangga). Sistem ini dapat melakukan prestage kumparan berdasarkan rencana produksi.
Diagnosis kesalahan : menampilkan data dan peringatan derek langsung, dengan pemutaran riwayat untuk pemecahan masalah.
Laporan : mengekspor data berdasarkan hari, bulan, kuartal, atau tahun.
Integrasi MES : menerima rencana produksi dan mengirimkan kembali data penyelesaian secara otomatis.
Unit operasi seluler : panel kontrol aluminium portabel untuk ruang tengah — tidak perlu pemutusan, pasang dan mainkan. Satu unit dapat beralih antar derek, berguna untuk debugging, penanganan kesalahan, atau penggantian manual.
Kios swalayan dan terminal genggam : kios menangani check-in pengemudi dan aktivasi pemindai; perangkat genggam memungkinkan staf mengunci/membuka kunci kumparan, memeriksa inventaris, dan mencari data kumparan di tempat.
Sistem ini menggunakan pemosisian kode Gray dan jangkauan laser untuk memantau jarak derek — jika dua derek terlalu dekat, sistem akan menghentikannya secara otomatis. Pagar pembatas dan gerbang akses yang saling bertautan mencegah orang keluar dari area operasi. Lampu dan alarm yang berkedip memperingatkan ketika derek lewat di dekat jalan setapak. Kamera di derek dan di sekitar gudang memberikan ruang kendali gambaran menyeluruh tentang segala sesuatunya.
Setelah diluncurkan, kedua crane tersebut telah beroperasi sepenuhnya tanpa awak sepanjang waktu. Semua target terpenuhi:
Waktu pemrosesan koil tunggal: secara konsisten di bawah 4 menit
Akurasi tugas: 99,99% untuk penerimaan, pengiriman, dan pemosisian ulang
Pemindaian kendaraan: di bawah 20 detik
Jumlah karyawan: berkurang lebih dari 60%, tidak ada yang perlu menaiki derek
Inventaris: pembaruan secara real-time, tanpa penghitungan manual, biaya verifikasi turun lebih dari 90%
Data: dapat dilacak sepenuhnya, semua riwayat dapat diekspor, integrasi MES waktu nyata
Keamanan: tidak ada insiden sejak startup